Tahun Baru, Tahun Muhasabah

Sahabat-sahabatku yang Insya Allah yang senantiasa mencintai dan dicintai Allah Amin, tidak terasa genap satu tahun telah berlalu, sebentar lagi tahun 1431 H akan segera meninggalkan kita, dan tak akan pernah kembali lagi, seluruh rangkaian hidup telah tercatat dalam memori kita selama satu tahun, baik suka, duka, bahagia, bersedih, tawa, tangis, kegembiraan, ujian yang datang silih berganti semua telah dilewati, dengan segenap asa, kesabaran, keikhlasan yang menjalar keseluruh tubuh kita alam pikiran kita. Subhanallah….

Imam Ghazali pernah berkata kepada murid-muridnya : “Wahai murid-muridku kethuilah bahwa sesungguhnya paling jauh dari muka bumi  ini adalah Masa Lampau atau masa lalu, karena masa lalu atau masa lampau itu tak akan pernah kembali lagi untuk selama-lamanya”.

Sahabat, setiap kali pergantian tahun, tentu dalam diri kita memiliki keinginan yang kuat untuk selalu berharap tahun yang akan datang jauh lebih baik dari tahun yang lalu,  apakah itu bersifat ukhrowi berupa amal kebajikan, keimanan dan ketaqwaan kita, ataukah bersifat duniawi  berupa limpahan rizki, jodoh, karir, dan lain sebagainya. Tentunya harapan kita haruslah selaras dan memiliki kkomitmen yang kuat serta kesungguhan agar apa yang kita harapkan yang kita cita-citakan benar-benar dapat terwujud.

Sahabat, ada yang terlupakan oleh kita semua bahwa setiap kali tahun berganti yang ada dalam benak kita adalah hanya membuat sebuah pengharapan tanpa melakukan muhasabah atau intropeksi diri selama satu tahun yang lalu, banyak sekali diantara kita terlena dangan gemerlap tahun baru, sibuk mengikuti acara kesana kemari tapi lupa akan hakikat pergantian tahun baru, nyatanya dari tahun ketahun nyaris tidak ada perubahan yang berarti dalam hidup kita.

Masih suka meninggalkan sholat, masih suka berbohong, masih suka menganiaya, masih suka tidak berpuasa, masih suka berjudi, masih suka bermaksiat, masih suka berzina, masih suka tidak bershodaqoh, masih suka berfoya-foya, bahkan masih suka korupsi, dan masih banyak lagi hal-hal yang masih belum berubah dalam diri kita Naudzubillah…

Sahabat yuk mari kita bersama-sama bermuhasabah mengintropeksi diri kita masing-masing, dan mohon ampun kepada Allah SWT, sebagai bentuk kehambaan kita kepada-Nya karena Dialah Dzat Yang Maha Pengampun. Ibarat ulat yang berada didalam kepompong setelah ia berdiam diri kemudian kepompong itu keluar dari cangkangnya dan berubah menjadi kupu-kupu indah nan menawan, memberikan kecerian kebahagian. Semoga Allah mengampuni segala dosa dan kesalahan kita dan kita memulai tahun baru Hijrian ini dengan bersih diri dan hati, Insya Allah segala asa dan cita dapat terwujud Amin.

Imam Hasan Al-Basri pernah berkata ”Ketahuilah bahwa kemarin itu adalah masa lalu yang padanya kitasudah tidak dapat lagi mengharapnya, Hari ini adalah hari  yang sedang kita jalani yang padanya kita masih bisa melakukannya dengan lebih baik, dan akan datang adalah hari yang didalamnya kita penuhi dengan pengharapan.  Merugilah orang-orang yang hari  ini sama dengan  hari kemarin dan Celakalah orang-orang yang hari ini lebih buruk daripada hari kemarin”.

Selamat Tahun Baru Hijriyah 1432 H, Semoga Allah Menjadikan Kita Semua Sebagai Ahli Syurga-Nya Kelak Amin….

Wallahu ‘alam bishowab…

By:ahmadriyadhmz

One response to “Tahun Baru, Tahun Muhasabah

  1. Kunjungan Balik …
    Selamat Tahun Baru Hijriah …..
    Semoga Kedepan Lebih baik dari hari2 sebelumnya yang telah terlewati …
    Salam …🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s