Seks Pranikah Dekadensi Akhlak Bangsa

Bukan gosip, bukan pula isu tapi ini adalah fakta yang terjadi disekitar kita, bahkan dihadapan mata kita sendiri, pesatnya akselarasi teknologi, informasi disertai akulturasi budaya asing, budaya barat yang masuk dalam alam pikiran tentu sangat berpengaruh terhadap pola pikir generasi muda kita, meskipun sebagian besar berdampak positif, tapi tidak sedikit juga berdampak negatif bahkan sangat buruk yang mengakibatkan dekadensi moral bangsa.

Sahabat, pergaulan bebas, seks bebas sudah menjadi bagian hidup kita saat ini betapa tidak, ada banyak sekali media-media televisi yang terang-terangan mengajarkan budaya-budaya barat yang tidak pantas ditiru oleh generasi muda kita, belum lagi ulah artis-artis yang seronok dan tidak tahu diri, puncaknya adalah kasus video pono aril, luna dan cut tari yang tersebar diseluruh penjuru negeri ini. Belum lagi ulah sederet artis seperti Jupe, Dewi Persik, Rahma Azhari dll yang mengekspos bagian tubuh mereka dan dipertontonkan dihadapan publik. Naudzubillah…

Dalam berbagai survey membuktikan betapa akhlak, moral anak bangsa ini dalam keadaan kritis kita lihat beberapa data & fakta dibawah ini :

  • Hasil Survey BKKBN Tahun 2010, “ 51 % Remaja di JABODETABEK telah melakukan Seks Pranikah.” Bandung 47%, Medan 52%, dan Surabaya 54%.
  • BKKBN, “1660 Mahasiswi di Yogyakarta sudah tidak perawan.”
  • Komnas Anak,  “ 62,7 % Remaja di Indonesia sudah pernah melakukan hubungan seks pranikah”. Dan 21,2 %  nya sudah pernah melakukan Aborsi.”
  • PKBI menyebutkan, 2,5 juta perempuan pernah melakukan aborsi per tahun
  • Berdasarkan data Kemenkes pada akhir Juni 2010 terdapat 21.770 kasus AIDS dan 47.157 HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29 tahun 48,1% dan 30-39 tahun 30,9%. Selain itu kasus penularan terbanyak adalah heteroseksual 49,3%, homoseksual 3,3% dan IDU 40,4%.

Sahabat ini baru sebagian data dan fakta yang saya rangkum, sungguh miris melihat kondisi ini, mengutip dari sosiolog Imam Prasodjo PhD : “Hal itu juga akibat dekadensi moral karena pengaruh pornografi dalam kehidupan keseharian, terutama pengaruh film dan media yang mengumbar pornografi,”.

Semoga saja kedepan remaja dan generasi muda kita lebih menyadari betapa penting menjaga diri,menghargai diri sendiri serta menjaga kehormatan diri untuk menatap kehidupan yang jauh lebih baik.

By :ahmadriyadhmz,   sumber : okezone.com, BKKBN/ ceria.bkkbn.go.id , komnaspa.or.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s