Catatan Sang Istri

Kepada suamiku, Yang tak terbatas kesabarannya…

Untuk suamiku, Yang sangat terbatas amarahnya..

Kepada suamiku, Yang seperti kerang. Oh ya? Kenapa? Karna dia selalu menjagaku agar aku bisa menjadi mutiara. Mutiara dalam keluarga kecil kami. Bersinar cantik dan sangat berharga untuk suamiku dan anak-anakku kelak.

Untuk suamiku, Yang memiliki ribuan bahkan milyaran keping-keping rasa maaf untuk menerima segala kekurangan dan ketidakberdayaanku…

Kepada suamiku, Yang hanya memiliki se-keping rasa menyerah…

Untuk suamiku, Sumber tiket pahalaku. Tiket melanglang buana ke surga dengan menjadi yang kau sebut Istri Solekhah. Dariku untuk suamiku, Aku tak akan mengeluh. Untuk peluh dan keringat yang membanjiri tubuhku untuk tetap membahagiakan kedua orangtua kami, untuk bisa menyenangkan banyak orang. Untuk cemoohan dan hujatan dari orang-orang yang sebenarnya mereka tidak mengerti apa-apa tentang kami. Untuk payah-payah bahu membahu rangkai-merangkai anak tangga untuk mencapai cita-cita tertinggi kami. Surga. Karena dengan inilah aku berbagi, mengabdi menjadi istri yang solekhah. Menjadi ibu yang terbaik untuk anak-anak kami kelak. Dan tetap menjadi anak yang terus mampu membahagiakan kedua orangtua kami.

Untuk suamiku, Aku akan menguatkanmu setiap saat, agar janji-janji dihadapan Tuhan yang telah kau ucapkan itu akan menjadi sumber pahala untukmu, bukan sumber ujian untukmu. Aku berjanji, aku akan menguatkanmu suamiku.

sumber:edelweisku.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s