7 Macam Kanker Masyarakat

Oleh : Drs.Muh.Said Lc

Kanker adalah salah satu penyakit yang amat berbahaya yang dapat menghancurkan seluruh tubuh manusia,dan akhirnya membawa kematian. Dalam pergaulan hidup banyak ditemukan penyakit kanker masyarakat yang bisa mengakibatkan kerusakan dan kemusnahan.

  1. Buruksangka (purbasangka), purbasangka itu biasanya ditunjukan kepada seseorang atau sekelompok orang,yang menyebabkan terbentangnya tabir kecurigaan, yang kadang-kadang meningkat kepada tindakan-tindakan yang menimbulkan ketegangan dan pertentangan dalam masyarakat. Hal yang demikian merugikan kepada kedua belah pihak. Dipandang dari sudut ajaran Islam,sikap purbaangka itu adalah satu perbuatan dosa yang harus dihindarkan.
  2. Mengintip-intip, menurut istilah Al-qur’an dan Hadis perbuatan mengintip-intip itu dinamakan tajassus, Maksudnya mengintip-intip kesalahan,kelemahan dan cacat orang lain tanpa mempunyai maksud untuk memperbaikinya. Tujuanya hanya semata-mata untuk diceritakan dan dibeberkan kepada umum.
  3. Mengutik-utik Rahasia,Setiap orang ada saja rahasia-rahasianya yang perlu dilindungi, yang sekira-kira tidak merugikan orang laindan masyarakat. Banyak orang rajin memakai radar telinganya (menguping) untuk mendengarkan keadaan orang lain. yang sama sekali tidak memberikan faedah atau keuntungan baginya, hanya karena semata-mata sudah menjadi hobi.Perbuatan yang demikian yang mengutak-atik rahasia orang lain adalah perbuatan tercela.
  4. Bersaing-saingan,Dalam segala kehidupan diperlukan semangat perlombaan, yang menjadi motor  untuk mencapai keberhasilanatau kemenangan. menurut istilah Al-Qur’an disebut Fastabiqul Khairat,berlomba-lomba dalam kebaikan. Adapun yang merusak ialah apabila semangat perlombaan itu meningkat kepada bersaing-saingan,konkurensi,tanpa menghiraukan battas-batas yang dinamakan sportivitas.
  5. Iri Hati (Dengki / Hasad),Banyak orang yang iri hati atau dengki dengan terhadap nikmat yang dihayati oleh orang lain. Sikap jiwa yang demikian dinamakan hasad. Orang yang dengki menginginkan supaya nikmat tersebutlenyap dari tangan orang yang bersangkutan. Pada hakikatnya hati kecilnya menginginkan untuk memperoleh nikmat yang serupa. Tapi karena ketidakmapuanya maka timbulah sikap yang negatif dalam bentuk hasad. sikap tersebut manifestasi dari satu jiwa yang kerdil.
  6. Benci-Membenci,Sifat benci membenci adalah penyakit yang berbahayayang dapat meningkatkan kepada permusuhan,bahkan adakalanya dapat menimbulkan bentrokan fisik.
  7. Belakang-membelakangi,menurut Al-Manawy dalam hadis “Faidul Qadir” yang dimaksudkan dengan belakang-membelakangi ialah memutuskan hubungan dan saling menjauhkan diri. Tak ubahnya seperti dua orang yang saling bertolak belakang, sehingga tidak bisa mencapai titik temu dan pada akhirnya hubungan putus sama sekali laksana putus kerat rotan.

artikel : ahmadriyadhmz.wordpress.com

sumber : Lembaran Dakwah Madani edisi:636 Tahun X 1432 H/2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s